Sunday, September 10, 2017

British Swimmers Cross Lake Geneva With West Papua Petition

A British team was today swimming a crushing 30 hours and covering 69 km straight across Lake Geneva to deliver a petition calling for self-determination in West Papua to the United Nations.
A message received after more than seven hours into the swim on the live Facebook page said:
#BackTheSwim

“We, the Swim for West Papua team, want you to know why we swimming. We support the fundamental human rights, including (and especially) the right to self determination for the West Papua.

32 Ribu Pekerja Selandia Baru Dukung Hak Penentuan Nasib Sendiri West Papua

Serikat pekerja Selandia Baru saat melakukan aksi protes pada pemerintah Selandia Baru - union.org.nz
Jayapura,  - Serikat pekerja yang mewakili 320.000 pekerja Selandia Baru sangat mendukung hak rakyat West Papua untuk menentukan nasib sendiri. Pernyataan tersebut disampaikan saat kepala negara Kepulauan Pasifik bertemu di Apia, Samoa untuk menghadiri ertemuan Pemimpin Forum Kepulauan Pasifik (PIF).

Vanuatu, Kepulauan Solomon, Tonga, Tuvalu, Nauru, Palau dan Kepulauan Marshall berusaha untuk mendaftarkan kembali Papua Barat ke Komite Dekolonisasi PBB pada pemungutan suara akhir bulan ini.

Saturday, September 9, 2017

Isu Referendum West Papua Didorong Dalam PIF ke-48

Maureen Punjueli, Korrdinator Pacific Network on Globalisation (PANG) - IST

Jayapura,  - Dalam pertemuan Pemimpin Forum Pasifik ke-46 di Papua Nugini (PNG), Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), gereja dan gerakan sosial yang mewakili lebih dari 42 organisasi serta 13 negara dan wilayah meminta Pemimpin Forum untuk mengangkat kembali isu Papua Barat. Namun, para Pemimpin Forum mengakui sensitivitas politik dari isu tersebut dan setuju untuk melakukan dialog yang konstruktif dengan Indonesia. Para pemimpin juga sepakat untuk menempatkan West Papua tetap berada dalam agenda mereka.

Sekda Jayawijaya: Larangan Berdagang Hari Minggu Harap Dipatuhi

Image result for ruko di wamena
Ilustrasi. Doc List
Wamena,  – Sekretaris Daerah Jayawijaya, Yohanes Walilo, menghimbau seluruh masyarakat agar dapat tetap mematuhi larangan berjualan di hari Minggu, sesuai instruksi Bupati nomor 03 tahun 2013.
“Kami juga sudah perintahkan pimpinan Satuan Polisi Pamong Praja untuk terus menggelar patroli di hari Minggu. Kios bisa buka diatas pukul empat sore. Ini bagian memberikan pembelajaran kepada masyarakat, karena banyak masyarakat setiap hari Minggu tidak ikut ibadah," katanya kepada wartawan, Senin (4/9/2017).

Sunday, August 6, 2017

Penembakan Di Deiyai Terindikasi Pelanggaran HAM Berat


Frits Ramandey, Komnas HAM Perwakilan Papua, saat membesuk korban penembakan Deiyai di RSUD Nabire (3/8) - Jubi/Titus Ruban


Jayapura, – Penembakan Deiyai yang telah menewaskan Yulianus Pigai dan melukai 16 orang lainnya, disebut telah memenuhi unsur-unsur pelanggaran HAM berat karena tujuan penembakan diduga untuk memusnahkan atau mematikan. 


Hal itu menjadi sorotan Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, melalui rilisnya kepada Jubi, Kamis (3/8). Menurut Direktur LP3BH, Yan Warinusi, aparat kepolisian terindikasi kuat telah melakukan kejahatan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan sebagaimana diatur dalam pasal 7 Undang Undang Pengadilan HAM.